Kenapa harus list building? Ini alasannya!


Kenapa harus list building? Ini alasannya!


Kenapa harus list building? Ini alasannya! - Tahukah Anda apa itu list building?

List building adalah proses membangun list/database calon konsumen yang kelak akan menjadi aset Anda.

Jika hanya fokus mencari omset tanpa membangun aset/list Anda, maka bisnis hanya akan sementara dan jauh lebih capek karena selalu fokus mendatangkan calon pembeli baru.

Ingat, biaya untuk mendapatkan seorang calon konsumen (leads) itu jauh lebih tinggi daripada membina hubungan dengan pelanggan yang sudah pernah bertransaksi dengan kita.

[HIRARKI CUSTOMERS] COLD MARKET ---> WARM MARKET ---> HOT MARKET

COLD MARKET : Mereka tidak mengenal siapa Anda. contohnya ketika Anda beriklan menggunakan jasa paid promote/endorse di instagram maupun facebook ads. dalam tahap ini mereka cenderung tidak akan langsung membeli produk Anda. Setelah mereka mencoba menambahkan Anda ke dalam kontak mereka lewat WA, Follow / Pin dll, maka mereka menjadi ......

WARM MARKET : Ya! mereka yang sudah menambahkan Anda menjadi teman, menghubungi Anda, bertanya2 tentang produk, artinya mereka selangkah lebih dekat mengenal Anda. Dalam tahap inilah kita mencoba mengubah mereka menjadi pembeli (buyer) / HOT MARKET.

Lalu, bagaimana caranya mengubah warm market menjadi hot market? TAWARIN DISKON, FREE GIFT, MEMBERSHIP GRATIS dan berbagai keuntungan lainnya agar mereka MAU MEMBELI.

HOT MARKET : di tahap ini, isinya adalah sekumpulan orang yang sudah pernah bertransaksi dengan Anda. Mereka yang pernah bertransaksi cenderung sudah mempercayai Anda. Maksimalkan keuntungan dengan cross selling, up selling, royalty points dll.

Bina hubungan dengan baik agar mereka tetap loyal dengan Anda.

List building sendiri bisa dengan cara gratisan ataupun berbayar.

Pengalaman saya, berbayar akan mendatangkan hasil yang jauh lebih cepat daripada yang gratisan.

List building diibaratkan kita sedang membangun sebuah kolam ikan. Misalkan jika kita jualan perabotan rumah tangga, maka "ikan" kita adalah ibu-ibu yang mempunyai umumnya sudah berkeluarga, hobi masak, piknik, dll.

Apa gunanya jika kolam kita sudah terisi dengan banyak ikan yang tetarget? Kita bisa "mancing" (baca: jualan) kapan saja tapi ingat, tetap harus memberikan benefit. Jangan jualan melulu karena orang tidak suka dijuali.

Utamakan jenis kolam yang dimana ketika Anda memposting sesuatu, mereka mendapatkan notifikasinya. Contoh : BBM/Line, ketika Anda broadcast maka mereka akan mendapatkan notifikasi. Berbeda dengan Instagram yang harus di setting manual oleh followers Anda baru mereka akan mendapatkan notifikasi ketika Anda memposting sesuatu.

Jenis-jenis kolam yang harus Anda bangun
1. Email List
2. Blackberry Messenger
3. Facebook Group
4. Facebook Fanspage
5. Pixel Audience
6. Whatsapp
7. Akun Twitter
Kolam lain yang bisa Anda bangun, yaitu :
- Sosial Media seperti Instagram, Path, dll.
- Mesengger seperti LINE, Telegram, dll.
- Website Komunitas

Contoh studi kasus:
√ Produk : Tempat penyimpanan makanan
√ Kolam ikan : BBM/Whatsapp
√ Cara mendapatkan ikan : Adakan free gift kecil2an, voucher belanja, kuis berhadiah, resep premium gratis dll
√ Kasih makan : bagikan resep makanan, tips memasak, tips yang berguna seputar dunia ibu2
√ Pancing (panen) : tawarkan produk jualan kita

Banyak list banyak rezeki ! Jangan hanya fokus ke omzet, bina list maka omzet akan datang sendirinya!




Top Link
• Line Mod Terbaru => Here
• Penyedia Hosting Terbaik => Here
Previous
Next Post »
Thanks for your comment