Ringkasan Sejarah Perkembangan Bisnis Dari Dulu Sampai Sekarang

Ringkasan Sejarah Perkembangan Bisnis Dari Dulu Sampai Sekarang dan 6 periode sejarah bisnis - Selama sekitar 400 tahun sejak datangnya Eropa menetap di benua Amerika Utara terjadi perubahan mencengangkan dalam ukuran, fokus, dan tujuan bisnis. Sejarah bisnis di Amerika Serikat dibagi ke dalam 6 periode yaitu Periode kolonial, revolusi industri, era wirausaha industrial, era produksi , era pemasaran , era hubungan.

Ringkasan Sejarah Perkembangan Bisnis
1. Kolonial (sebelum tahun 1776) 
Sebagian besar agrikultural

2. Era revolusi industri (1760 sampai 1850 ) 
Produksi massal oleh pekerja seni terampil dibantu mesin

3. Wirausaha industrial (akhir 1800-an) 
Kemajuan teknologi dan kenaikan permintaan barang barang manufaktur membuka peluang besar bagi wirausaha

4. Produksi (sepanjang 1920-an) 
Penekanan pada produksi lebih banyak barang secara lebih cepat, membuka inovasi produksi seperti Lini perakitan.

5. Pemasaran ( sejak 1950-an ) 
Orientasi konsumen, supaya untuk memahami serta memuaskan kebutuhan dan selera kelompok konsumen. Pada era ini muncul slogan konsumen adalah raja dan juga sudah berlangsung riset pasar

6. Era Hubungan (dimulai sejak 1990 ) 
Manfaat diraih dari hubungan yang mendalam dan berkelanjutan dengan individu konsumen, pegawai, pemasok dan perusahaan lain.

Sejarah Perkembangan Bisnis Dari Dulu Sampai Sekarang

Sejarah Perkembangan Bisnis

Periode kolonial

Sebelum Amerika Serikat memproklamasikan kemerdekaan dari Inggris tahun 1776, masyarakat kolonial menekankan produksi pedesaan dan pertanian. Otak-otak nia lebih kecil bila dibandingkan dengan kota-kota pasar berfungsi sebagai pasar bagi petani dan pengrajin. Fokus ekonomi negara berpusat pada wilayah pedesaan karena kemurahan bergantung pada produksi pertanian dan perkebunan. Kesuksesan atau kegagalan panen mempengaruhi setiap aspek perekonomian.

Kaum Kolonis bergantung pada Inggris untuk barang-barang morning juga perbankan keuangan bagi industri mereka yang masih berusia dini. Bahkan setelah perang revolusi, amerika Serikat mempertahankan hubungan ekonomi yang erat dengan Inggris. Para investor tetap menyediakan banyak dana untuk mengembangkan sistem bisnis di Amerika Serikat dan pengaruh Financial ini tetap berlangsung hingga abad ke-19.

Revolusi Industri

Revolusi Industri dimulai di Inggris sekitar 1750. Revolusi ini mengubah operasi bisnis dari penekanan terhadap pegawai mandiri dan terampil yangberspesialisasi untuk membuat produk satu per satu menjadi sistem pabrik yang memproduksi barang-barang secara massal dengan menggunakan tenaga kerja semiterampil dalam jumlah besar. Pabrik-pabrik diuntungkan dengan penghematan akibat produksi skala besar, yang didorong oleh meningkatnya penggunaan mesin seiring waktu.

Seiring pertumbuhannya, perusahaan-perusahaan acap kali dapat membeli balian bakn dengan lebih murah dalam kuantitas lebih banyak daripada sebelumnya. Spesialisasi tenaga kerja, yang membatasi setiap pegawai dengan sedikit tugas spesifik dalam proses produksi, juga meningkatkan efisiensi produksi.

Dipengaruhi oleh peristiwa-peristiwa di Inggris ini, perusahaan-perusahaan di AmerikaSerikat memulai era industrialisasi yang pesat. Pertanian mengalami mekanisasi dan pabrikpabrik bermunculan di kota-kota. Selama pertengahan 1800-an, laju revolusi dipercepat oleh sistem rel kereta api yang baru dibangun yang menyediakan transportasi cepat dan hemat. Di California, misalnya, kombinasi pembangunan rel kereta api dan demam emas mendorong permintaan besar akan konstruksi.

Era Wirausaha Industrial 

Dengan memanfaatkan peluang yang diciptakan oleh Revolusi Industri, kewirausahaan meningkat di Amerika Serikat. Pada 1900, Arthur R. Wilson dan beberapa orang rekannya membayar 10.000 dolar dalam bentuk koin emas untuk membeli sepetak tanah yang kaya akan granit seluas 11 hektare di California Sumber daya alam ini menjadi basis bagi Granite Rock Co., yang menyediakan bahan baku pembargunan jalan dan bangunan bagi ledakan ekonomi California. Perusahaan ini, kini bernama Graniterock, berkembang dengan merespons tuntutan teknologi, kompetisi, dan pasar serta tetap bertahan hingga Abad ke-21. Saat ini perusahaan tersebut, yang memiliki toko-toko di seluruh California, menawarkan produk produk konsumen, seperti countertops granit, di samping berbagai produk "hijau" yang dibuat dari bahan-bahan daur ulang.

Para penemu pada dasarnya menciptakan rangkaian produk komersil yang berguna dan metode produksi baru. Banyak dari mereka yang terkenal hingga sekarang:

- Eli Whitney memperkenalkan konsep komponen yang dapat dipertukarkan, sebuah ide yang kemudian memfasilitasi produksi massal dengan skala yang belum terpikirkan
- Robert McCormick merancang alat penuai tenaga kuda yang mengurangi tenaga kerja ng terlibat dalam panen gandum. Putranya, Cyrus McCormick, melihat potensi alat ai ini dan meluncurkan bisnis untuk membuat dan menjual mesin tersebut. Pada 902, perusahaan tersebut memproduksi 35 persen dari seluruh mesin pertanian di sebelumnya AS.
- Cornelius Vanderbilt (rel kereta ap). JP Morgan (perbankan), dan Andrew Carnegie baia), dan masih banyak lagi, memanfaatkan peluang besar yang menanti siapa saja yang bersedia mengambil risiko untuk memulai bisnis baru.

Semangat kewirausahaan pada era kemasan bisnis ini banyak menyumbang bagi kemajuan sistem bisnis AS dan meningkatkan standar hidup warganya secara keseluruhan. Sebaliknya transformasi sistem ini, menciptakan permintaan baru akan barang-barang manufaktur

Era Produksi

Seiring terus meningkatnya permintaan akan barang-barang manufaktur selama 1920-an, perusahaan-perusahaan semakin berfokus pada kegiatan-kegiatan yang dilibatkan dalam produksi barang-barang ini. Pekerjaan semakin terspesialisasi, dan pabrik-pabrik besar dan intensif tenaga kerja mendominasi bisnis di AS. Lini perakitan yang diperkenalkan oleh Henri

Ford, banyak ditemukan di industri-industri besar. Para pemilik bisnis melimpahkan tanggung jawab mereka kepada kelas baru manajer yang terlatih untuk menjalankan perusahaanperusahaan mapan. Kegiatan mereka menekankan upaya untuk memproduksi semakin banyak barang dengan metode yang lebih cepat.

Selama era produksi, bisnis memusatkan perhatian lebih terhadap proses internal daripada pengaruh eksternal. Pemasaran selalu menjadi renungan, yang dilakukan hanya untuk mendistribusikan barang-barang yang dihasilkan melalui kegiatan produksi. Sedikit saja perhatian diberikan untuk keinginan atau kebutrhan konsumen Sebaliknya Perusahaan perusahaan cenderung membuat keputusan tentang apa yang akan diperoleh oleh Pasar. Jika kita ingin membeli mobil Ford Model T, warna pilihan kita adalah hitam-satu- satunya warna yang diproduksi oleh perusahaan itu.

Era Pemasaran
Era Depresi pada awal 1930-an mengubah wajah bisnis AS sekali lagi. Dengan merosotnya pendapatan, perusahaan-perusahaan tidak lagi dapat secara otomatis mengandalkan penjualan semua barang yang mereka produksi. Para manajer mulai lebih memperhatikan pasar untuk barang dan jasa mereka serta penjualan dan iklan memperoleh perhatian baru. Selama periode ini, penjualan sering disamakan deiigan peinasaran.

Permintaan akan semua jenis barang konsumen meledak setelah Perang Dunia II (PD

II). Setelah hampir lima tahun tanpa memiliki mobil, peralatan rumah tangga, dan barangbarang baru lain untuk mendukung upaya selama PD II para konsumen mulai membeli lagi. Namun, pada saat yang sama, kompetisi juga memanas. Tidak lama kemudian perusahaanperusahaan mulai melihat pemasaran lebih dari sekadar menjual mereka memiliki visi akan sebuah proses untuk menentukan apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh kosumen dan kemudian merancang produk untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pendeknya, mereka mengembangkan orientasi konsumen {consumer orientation).

Perusahaan-perusahaan mulai menganalisis minat konsumen sebelum memulai produksi aktual. Pilihan bagi konsumen pun melonjak. Mobil-mobil dihadirkan dengan beragam warna dan gaya yang dapat dipilih oleh para pembeli mobil. Perusahaan-perusahaan juga menyadari kebutuhan untuk membedakan barang dan jasa mereka dengan barang dan jasa dari kompetitor mereka. Promosi merek (branding), yaitu proses menciptakan identitas barang, jasa, atau perusahaan dalam pikiran konsumen, merupakan alat pemasaran yang penting. Merek dapat berupa nama, istilah, tanda, simbol, desain, atau kombinasi tertentu yang mengidentifikasi produk suatu perusahaan dan membedakannya dengan penawaran kompetitornya.

Jim Sinegal, pendiri dan CEO Costco, menghadirkan promosi merek ke pasar yang tidak berpotensi—melalui ritel diskon. Costco memiliki sekitar 500 toko bergaya gudang dan memiliki pendapatan senilai lebih dari 52 juta dolar setahun dengan mendekati kalangan yang dapat menjangkau harga penuh, dan juga mereka yang menyukai penawaran paket harga ekonomis untuk barang-barang seperti jus dan produk kertas. Hal yang membuat merek Costco bernilai adalah layanan konsumen yang unggul, yang lahir dari kebijakan perusahaan untuk memperlakukan pegawainya dengan baik. Ini mengurangi tingkat absensi pegawai dan melahirkan stafpenjuaian yang mumpuni dan antusias. Perusahaan juga memiliki kebijakan murah hati yang memperbolehkan konsumen , untuk mengembalikan barang apa pun karena alasan apa pun.

Costco lebih lanjut memelihara mereknya dengan secara rutin menawarkan barang-barang desainer "memburu harta karun" seperti tas tangan Coach dan jaket Pita dengan harga murah selama periode terbatas. "Yang penting di sini adalah jika Anda melihat barang itu, Anoa harus membelinya karena barang itu nanti'mungkin tidak akan ada," ujar Sinegal. Kami sengaja mencoba untuk menjuaJ mindset semacam itu"18

Era pemasaran berpengaruh besar terhadap cara menjalankan bisnis pada masa ini. Bahkan pemilik bisnis terkecil menyadari pentingnya memahami keinginan konsumen dan alasan mereka membeli barang.

Era Hubungan

Ketika bisnis memasuki Abad ke-21, terjadi pembahan signifikan dengan cara perusahaan berinteraksi dengan konsumen. Sejak Revolusi Industri, sebagian besar perusahaan berkonsentrasi untuk membangun dan mempromosikan produk dengan harapan cukup banyak konsumen akan membelinya sehingga mereka dapat mengembalikan biaya dan mendapat keuntungan yang memadai, sebuah pendekatan yang disebut manajemen transaksi (transaction managemeni). "

Sebaliknya, pada era hubungan [relationship era), perusahaan-perusahaan kini menerapkan pendekatan jangka panjang yang berbeda terhadap interaksi mereka dengan konsumen. Perusahaan-perusahaan kini mencari cara untuk secara aktif memelihara loyalitas konsumen dengan mengelola setiap interaksi secara teliti. Mereka memperoleh keuntungan besar dari upaya tersebut. Sebuah perusahaan yang mempertahankan konsumen dalam jangka panjang berarti mengurangi biaya iklan dan penjualannya. Karena belanja konsumen cenderung meningkat seiring waktu, pendapatan juga meningkat. Perusahaan-perusahaan yang memiliki konsumen jangka panjang sering tidak perlu mengandalkan diskon harga yang mahal guna menarik bisnis baru, dan mereka menemukan bahwa banyak konsumen baru berasal dari rekomendasi konsumen lama.

Pemilik bisnis memperoleh sejumlah keuntungan dengan mengembangkan hubungan yang berkelanjutan dengan konsumen. Karena lebih murah untuk melayani konsumen lama. daripada mencari konsumen baru, perusahaan-perusahaan yang memupuk hubungan jangka panjang dengan konsumen dapat menurunkan biaya keseluruhan mereka. Hubungan jangka panjang dengan konsumen memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk lebih mcinahaimi apa yang diinginkan dan dikehendaKi konsumen dari perusahaan. Hasilnya, pcrusahaan perusahaan meningkatkan peliiang-mereka untuk mempertahankan keuntyngan nyata lewat diferensiasi kompetitif.

Era hubungan merupakan era koneksi—hubungan antara perusahaan dan konsumen,
pemberi kerja dan pegawai, teknologi, dan manufaktur, dan bahkan perusahaan-perusahaan
yang berbeda. Ekonomi dunia semakin saling terhiibung seiring perusahaan-perusahaan
berekspansi melampaui batas negara mereka. Dalam lingkungan baru ini, teknik-teknik
untuk mengelola jejaring manusia, perusahaan, informasi, dan teknologi amal penting bagi
kesuksesan bisnis kontemporer.

Ketika memulai karier Anda scndiri, Anda akan segera melihat betapa pentingnya hubungan yang dimulai dengan wawancara kerja pcrlama Anda. Acara jamuan bisnis merupakan pembangun hubungan lain yang penting. 

3xploi7 Team

0 Response to "Ringkasan Sejarah Perkembangan Bisnis Dari Dulu Sampai Sekarang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel


Kunjungi Terus " 3xploi7 " untuk update menarik selanjutnya

Simak Update Artikel menarik disini, Stay toon !! 3xploi7.com
Jangan sampai Terlewatkan.
 • Join Grup Team : 

 • Update Konten Unik Lainnya di : 
 Instagram
— Twitter

 • Tonton video kami di : 

 Youtube